INVENTARISASI SAINS ASLI SUKU MALIND: UPAYA DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM IPA KONTEKSTUAL PAPUA BERBASIS ETNOSAINS

Supriyadi Supriyadi, Evy Nurvitasari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi sains asli yang tumbuh dan berkembang dalam suku Malind (Papua) sebagai bahan dalam pengembangan Kurikulum IPA berbasis Etnosains. Penelitian ini dilaksanakan di kampung-kampung yang berada diwilayah kabupaten Merauke yang didiami oleh masyarakat suku Malind. Data tentang sains asli pada penelitian ini diperoleh dari hasil observasi dilapangan, partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi selama hasil penelitian, selanjutnya dilakukan triangulasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat 11 topik sains asli yang memiiki penjelasan logis secara ilmiah dan dapat digunakan dalam pembelajaran IPA SMP. Hasil dari penelitian ini, berupa data tentang sains asli suku Malind dapat dijadikan acuan serta ilustrasi dalam pembelajaran sains di sekolah. Serta dari penelitian ini muncul rekomendasi bagi Kementerian Pendidikan khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke untuk mengakomodasi sains asli suku Malind agar dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sains disekolah.

Keywords


Inventarisasi, Sains Asli, Suku Malind, Kontekstual, Etnosains

Full Text:

PDF

References


Aikenhead, G. S., & Jegede, O. J. 1999. Cross-cultural science education: A cognitive explanation of a cultural phenomenon. Journal of Research in Science Teaching, 36(3), 269–287.

Ndiken, I. Y. 2013. Etnolinguistik: Kamus Bahasa Malind Jilid I. Merauke: Tanpa Penerbit.

Osman, K., & Har, E. 2013. Budaya Sains Asli dan Budaya Sains Modern dalam Kalangan Pelajar : Keselanjaran Usaha ke Arah Enculturation of Science Culture of Natural Science and Culture in the Modern Science among Students : Continuity Efforts towards the Enculturation of Science. Akademika, 82(2), 119–126.

Peday, A., Kanggam, W., Mahuze, Yosep, M., & Ronggo, A. D. 2015. Kumpulan Cerita Rakyat Daerah Malind. Merauke: Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Merauke.

Poedjiadi, A. 2010. Sains Teknologi Masyarakat. Bandung: Rosda.

Prasetya, E. E. 2012. Wambad, Warisan Leluhur Merauke. KOMPAS.com.

Rahayu, E. W., & Sudarmin. 2015. Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Etnosains Tema Energi Dalam Kehidupan Untuk Menanamkan Jiwa Konservasi Siswa. Unnes Scince Education Journal, 4(2).

Rosyidah, A. N., Sudarmin, & Kusoro, S. 2015. Pengembangan modul IPA berbasis etnosains zat aditif dalam bahan makanan untuk kelas viii smp negeri 1 pegandon kendal. Unne Scince Educational Journal, 4(2), 563–569.

Samkakai, F. O., Hollenger, D., & Ndiken, I. Y. 2013. TANAH MALIND Suatu Pendekatan Pemetaan Budaya Suku Bangsa. Merauke: Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Merauke.

Sarwanto, Budiharti, R., & Fitriana, D. 2010. Identifikasi sains asli (indigenous science) sistem pranata mangsa melalui kajian etnosains. In Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS 2010 (pp. 229–236). FKIP UNS.

Sarwanto, Sulistyo, E. T., Prayitno, B. a, & Pratama, H. 2014. Integrasi Budaya Jawa Pada Pengembangan Bahan Ajar Bumi Dan Alam Semesta. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia (Indonesian Journal of Physics Education), 10(1), 15–21.

Shidiq, A. S. 2016. Pembelajaran sains kimia berbasis etnosains untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa. In Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia (SNKPK) VIII (pp. 227–236). Surakarta: UNS.

Suastra, I. W. 2010. Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Untuk Mengembangkan Kompetensi Dasar Sains dan Nilai Kearifan Lokal di SMP. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 43(2), 8–16.

Suja, I. W. 2011. Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Ajar Sains SD Bermuatan Pedagogi Budaya Bali. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 44(1–3), 84–92.

Supriyadi, Haeruddin, & Nurjannah. 2016. Peningkatan kemampuan memecahkan masalah antara model penalaran kausal berbasis etnosains dan sains modern. JRKPF UAD, 3(2), 35–39.

Tresnawati, N. 2018. Pembelajaran Sains Berbasis Kearifan Lokal dalam Upaya Peningkatan Konservasi Lingkungan pada Mahasiswa PGSD di Batik Tulis Ciwaringin Cirebon. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 5(1), 69–82.




DOI: https://doi.org/10.23971/eds.v7i1.1081

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact Person:

Yatin Mulyono (Wa. 081545134438)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.