HUBUNGAN ARGUMENTASI ILMIAH DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

Paskariatama Marannu Sarira, Desy Fajar Priyayi, Susanti Puji Astuti

Abstract


Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan danmengetahui hubungan kemampuan argumentasi ilmiah dan hasil belajar siswa kelas XI pada materi jaringan tumbuhan melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL).  Penelitian dilakukan di SMA Laboratorium Satya Wacana Salatiga dengan subyek penelitian siswa kelas XI MIPA 3 sebanyak 20 orang. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji korelasi Spearman rho dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas XI termasuk dalam kategori sangat baik (24%), baik (19%), cukup (48%) dan kurang (10%) dengan pencapaian nilai masing-masing indikator secara berurutan dari tinggi ke rendah adalah rebuttal, claim, data dan warrant. Sedangkan rata-rata pencapaian hasil belajar kognitif siswa pada masing-masing indikator adalah: 1) mengingat (C1) sebesar 90,48; memahami (C2) sebesar 98,41; mengaplikasikan (C3) sebesar 88,10;  menganalisis (C4) sebesar 94,05;  mengevaluasi (C5) 71,43; dan mencipta(C6) sebesar 60,32 dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 84,91. Lalu terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan argumentasi ilmiah dan hasil belajar kognitif (nilai signifikansi 0,00<0,05) dengan koofisien korelasi (r) sebesar 0, 786 menunjukkan adanya arah hubungan yang positif dan kuat.


Keywords


Argumentasi ilmiah, hasil belajar kognitif, problem based learning (PBL)

Full Text:

PDF

References


Anderson, L.W., & Krathwohl, D.R. 2010. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran dan Asesmen (Revisi Taksonomi Pendidikan Bloom). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anila, R.B., Masruri, R., Irawati, F., Kurniawan, H.C., Primandiri, P.R., &Santoso, A.M., 2015. Penerapan Problem Based Learning (PBL) untuk Meningktakan MotivasiBelajar, Keterampilan Inkuiri, dan Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa SMP N Kediri pada Materi Perubahan dan Pencemaran Lingkungan. In Proceedings of the XII Seminar & Workshop Nasional Biologi FKIP UNS (SP-007-8). Surakarta:FKIP UNS.

Afisha, H.M., Jalmo, T., & Maulina, D. 2015. Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berargumentasi Dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Bioterdidik :Wahana Ekspresi Ilmiah, 3(5), 1-12.

Berland, L. K., &Hammer,D. 2012. Framing for scientific argumentation. Journal of Research in Science Teaching, 49(1) 68–94.

Budi, T.P. 2006. SPSS 13.0 Riset Statistik Parametrik. Penerbit C.V Andi Offset, Yogyakarta.

Garcia-Mila., M. Gilabert, S., Erduran, S., & Felton, M. 2013. The Effect of Argumentative Task Goal on the Quality of Argumentative Discourse. Science Education, 97 (4), 497-523.

Hasnunidah, N., Susilo, H., Irawati, M.H., & Sutomo, H. 2015. Peningkatan Pola Wacana Argumentasi Mahasiswa melalui Penggunaan Scaffolding dalam Strategi Argument-Driven Inquiry. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS, 12(1).

Krathwohl, D.R. 2012. A Revision of Bloom’s Taxonomy: An Overview. Theory Into Practice, 4 (4), 212-218. Copyright 2002 EBSCO Publishing. Retrieved from

https://www.depauw.edu/files/resources/krathwohl.pdf

Siswanto., Kaniawati, I., & Suhandi, A. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Pembangkit Argumen Menggunakan Metode Saintifik Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Keterampilan Berargumentasi Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 10(2), 104-116.

Toulmin, S.E. 2003. The Uses of Argument. Updated Edition. University of Southern California. Retrieved from https://www.cambridge.org/ 9780521827485.

Song, Y., Deane, P., & Fowles, M. 2017. Examining Students’ Ability to Critique Arguments and Exploring the Implications for Assessment and Instruction. ETS Research Report Series, 2017, 1-12.

Squire, K., & Jan, M. 2007. Mad City Mystery: Developing Scientific Argumentation

Skills with a Place-based Augmented Reality Game on Handheld Computers. Journal of Science Education and Technology,16(1), 5-29.

Kutluca, Y.A., Cetin, S.P., & Dogan, N. 2014. Effect of Content Knowledge on Scientific Argumentation Quality: Cloning Context. Necatibey Eğitim Fakültesi Elektronik Fen ve Matematik Eğitimi Dergisi (EFMED), 8(1), 1-30.

Kuhn, D. 2010. Teaching and Learning Science as Argument. Science Studies and Science Education,92(5), 810-824.

Pritasari, A. C., Dwiastuti, S.,& Probasari, R. M. 2016a. Peningkatan Kemampuan Argumentasi melalui Penerapan Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas X MIA 1 SMA Batik 2 Surakarta TahunPelajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Biologi, 8(1), 1-7.

Pritasari, A,C., Dwiastuti, S., Probasari, R,M., & Sajidan. 2015b. The Argumentation Capacity Improvement Through The Problem Based Learning Implementation In Class X Mia 1 Sma Batik 2 Surakarta.Jurnal Pendidikan Ipa Indonesia, 4(2), 158-163.

Rusman. 2010. Model-model Pembelajaran (Mengembangkan Profesionalisme GuruEdisi Ke-2). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Venville, G. J., & Dawson, V.M. 2010. The Impact of a Classroom Intervention on Grade 10 Students’ Argumentation Skills, Informal Reasoning, and Conceptual Understanding of Science. Journal of Research in Science Teaching, 47(8): 952-977.




DOI: https://doi.org/10.23971/eds.v7i2.1258

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact Person:

Yatin Mulyono (Wa. 081545134438)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.