PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA KELAS X DEVELOPMENT OF BIOLOGY LEARNING MODULE BIODIVERSITY MATERIAL TO BOOST SCIENCE PROCESS SKILLS AND LEARNING RESULT FOR GRADE HIGH SCHOOL

Susilawati Susilawati, Liswara Neneng, Yula M

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) analisis kebutuhan modul pembelajaran biologi hasil pengembangan, 2) bentuk modul hasil pengembangan pembelajaran biologi, 3) peningkatan keterampilan proses sains dan 4) peningkatan hasil belajar siswa dan 5) efektivitas penggunaan modul terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa SMA. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan perangkat ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Modul pembelajaran biologi materi keanekaragaman hayati dianalisis sesuai kurikulum 2013 baik kompetensi inti (KI), kompetensi dasar (KD), tujuan dan indikator untuk ranah kognitif, psikomotorik dan afektif, serta keterampilan proses sains. Bentuk hasil pengembangan modul keanekaragaman hayati dilengkapi dengan gambar-gambar yang bersifat kontekstual untuk melatih keterampilan proses sains (KPS). Hasil pengembangan modul pembelajaran biologi materi keanekaragaman hayati dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMA Kelas X, dengan nilai N-gain sebesar 0,57 kategori sedang, peningkatan ini tidak berbeda signifikan dengan kelas kontrol yakni sebesar 0,51 kategori sedang. Hasil pengembangan modul pembelajaran biologi materi keanekaragaman hayati dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMA Kelas X, dengan nilai N-gain sebesar 0,60 kategori sedang, peningkatan ini tidak berbeda signifikan dengan kelas kontrol yakni sebesar 0,55 kategori sedang. Persentase efektivitas keterampilan proses sains dan hasil belajar pada eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.
Kata Kunci: Modul, Keterampilan Proses Sains, Hasil Belajar, Keanekaragaman Hayati

References


Citrawathi, D.M, Md. Sutajaya, Pt. Budi Adnyana. 2012. Pengembangan Model Pembelajaran Anatomi dan Fisiologi Manusia Manggunakan Suplemen Bahan Ajar dan Siklus Belajar Berbasis Sains-Teknologi-Masyarakat (STM) di Program Studi Biologi STKIP Singaraja. Laporan Penelitian. Dibiayai oleh Proyek PGSM, IBRD Loan No. 3979-IND.

Daryanto. 2013. Menyusun Modul Bahan Ajar Untuk Persiapan Guru dalam Mengajar. Yogyakarta: Gava Media.

Depdikbud. 2003. UU Sistem Pendidikan Nasional. RI. Jakarta

Depdikbud. 2008a. UU Sistem Pendidikan Nasional. RI. Jakarta

Depdikbud. 2008b. Teknik Peyusunan Modul. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Depdikbud. 2010. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2008a. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Departemen Pendidian Nasional Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Depdiknas. 2008b. Penulisan Modul. Jakarta: Direktorat Tenaga Kerja Kependidikan Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.

Dita, W. Sawitri. 2014. Pengembangan Modul Keanekaragaman Hayati Berbasis Pendekatan Saintifik Untuk Siswa Kelas X SMA. Ejournal Unesa BioEdu Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi 3(3): 410-415.

Esmiyati, dkk. 2013. Pengembangan Modul IPA Terpadu Bervisi SETS (Science, Environtment, Technology, and Society) Pada Tema Ekosistem. Unnes Science Education 2(1): 180-187.

Gamaliel S. A. 2014. Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Home Science Process Skill Dipadu dengan Blended Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI IPA SMA Kristen Petra Malang. Tesis Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Gulo,W. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo

Jannah, A, dkk. 2013. Pengaruh Modul Berorientasi Siklus Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Pencernaan di SMP. Jurnal Untan.

Kemendikbud. 2013a. Pengembangan Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbud. 2013b. Permendikbud No.81 A Tahun 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kurniati, T. 2011. Pembelajaran Pendekatan Keterampilan Proses Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Tesis PPs UPI Bandung.

Nurcahyani, N, dkk. 2012. Penerapan Pendekatan Science, Environment, Technology, and Society (SETS) Berbantuan Macromedia Flash dilengkapi Artikel Ilmiah terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Perubahan Fisika dan Kimia. Makalah. Disampaikan pada seminar Nasional IX Pendidikan Biologi FKIP UNS, Surakarta 7 Juli 2012.

Nur, M. 2010. Strategi-strategi Belajar. Surabaya. Pusat Studi Matematika dan IPA Sekolah UNESA

Mbulu, J. 2011. Pengajaran Individual: Konsep Dasar, Metode, dan Media. Malang: Departemen Pendidikan Nasional Universitas Negeri Malang.

Mulyono, Y. 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan Scientific Skill Teknologi Fermentasi Berbasis Masalah Lingkungan. Lembar Ilmu Kependidikan, 4(1): 20-26.

Prastowo, A. 2013. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: DIVA Press.

Rustaman. 2005. Strategi Belajar Mengajar Biologi. Imstep: Technical Cooperation Project for Development of Science and Mathematics Teaching for Primary and Secondary Education in Indonesia.

Setyoko. 2014. Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Area Mangrove Pantai Bukit Barisan Kabupaten Bengkalis sebagai Modul Ekologi Hewan di Perguruan Tinggi. Malang. Tesis Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Subagyo, Y., Wiyanto., & Marwoto, P. 2010. Pembelajaran dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Suhu dan Pemuaian. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. 5(1): 42-46.

Waras. 2011. Menuju pembelajaran yang Berperspektif Konstruktivis. Jurnal Teknologi Pembelajaran, Teori dan Penelitian. 5 (1): 22-28




DOI: https://doi.org/10.23971/eds.v4i2.513

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact Person:

Yatin Mulyono (Wa. 081545134438)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.