Wacana Nasionalisme Dalam Novel Penakluk Badai Karya Aguk Irawan Mn

Khadijah Khadijah

Abstract


Nationalism is a crucial issue in this republic, where nationalism does not have function as unity tool, because of less carrying to Indonesia itself and there are a few people or groups who underline the nationalism for their own importance, and also because of the pancasila fading spirit which then breinging this nation into separation and all of others issues. A moslem literate Aguk Irawan MN, spent his idea about nationalism phenomenon through novel entitled Penakluk Badai the novel took a setting at rising and base of the nation of Indonesia on pre-independence period and telling about how were the national movement started by the Islamic leader. The method of this study was discourse analisys method based on Halliday model, where this model involved three units of study such as discourse site, discourseinvolvement, and discourse mode. So hten the result of the writer’s study to three analysis unit of Halliday model were the discourse site related to the natives’ education an the fight to colonialism.


Keywords


Discourse; Nationalism; Novel

References


Buku:

Aliah Darma, Yoce, Analisis Wacana Kritis, Bandung:Yrama Widya, 2009.

Alexander, Bonafacio, dan Yetik Wulandari, Kamus Poket Bahasa Indonesia, Yogyakarta:Aksara Sukses, 2014.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ke 3, Jakarta:Persero Balai Pustaka, 2005.

Efendi, Anwar, “Gagasan Nasionalisme dan Wawasan Kebangsaan dalam Novel Indonesia Modern”, staff.uny.ac.id/sites/default/files/Wawasan%20Kebangsaan.doc. (Online 27 Agustus 2014)

Eriyanto, Analisis Wacana Pengantar Analisis Teks Media, Yogyakarta:LkiS, 2006.

Faisal,Sanapiah, Pengumpulan dan Analisa Data dalam Penelitian Kualitatif, dalam Burhan Bungin, “Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi”, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.

Fuad Yusuf,Choirul, dkk., Isu-Isu Sekitar Madrasah, Jakarta: Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, 2006, h. 3.

Irawan M.N., Aguk, Penakluk Badai, Depok: Global Media, 2012.

Hendrastomo, Grendi, Nasionalisme Vs Globalisasi, DIMENSIA Volume I

No. 1, Maret 2007.

Hidayatullah,Yusuf, Nasionalisme dalam Novel (Analisis Wacana Tentang Nasionalisme Dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer), Terarsif di:

Http://Www.Jurnalkommas.Com/Docs/Yusuf%20hidayatullah%20d1210088%20.Pdf. (Online:Senin 9 Februari 2015)

http://ppalfurqonsanden.info/berita-148-pondok-pesantren-sebagai-alternatif-pendidikan-berkarakter--di-indonesia.html

Ihwal Nilai Nasionalisme dan Buku Elektronik serta Silabus, Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia, pdf 2/14, h. 13. (online: 24 Januari 2013).

Inneke Widhiastuti, Cristina, “Represesntasi Nasionalisme dalam Film Merah Putih ;AnalisisSemiotika Roland Barhtes”, Skripsi, Serang:Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 2012, t.d.

Jainuri, Ahmad, Islam, Nasionalisme dan Keindonesiaan, MA’ARIF Volume 03 No. 02 Mei 2008.

Jariah, Ainun, “Nilai-Nilai Nasionalisme dalam Film Tanah Surga Katanya (Analisis Semiotika Roland Barthes)”, Skripsi, Palangka Raya: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Palangka Raya, 2013, t.d.

Jorgensen, M. W., dan Phillips, L. J, Analisis Wacana Teori & Metode, Yogyakarta:Pustaka Pelajar, 2010.

Jumat, Gani, Nasionalisme Ulama: Pemikiran Politik Kebangsaan Sayyid Idrus bin Salim Aljufriy 1891-1969, Jakarta: Kementrian Agama RI, 2012.

Kriyantono, Rachmat, Teknik Praktis Riset Komunikasi, Jakarta:Kencana Prenada Media Group, 2006.

Mahtuh,Bunyamin, Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dan Nasionalisme Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, EDUCATIONIST. Volume II No. 2 Juli 2008.

Maschan Moesa, Ali, Nasionalisme Kiai Konstruksi Sosial Berbasis Agama, Yogyakarta: LKiS, 2007

Mulyono, “Nasionalisme dan Refleksi Sejarah Indonesia Novel Burung-Burung Manyar (BBM) karya Y.B. Mangunwijaya (YBM)”, Tesis, Surakarta:Universitas Negeri Surakarta, 2008, t.d.

Mustaqim, Abdul, Bela Negara dalam Perspektif Al-Qur’an (Sebuah Tranformasi Makna Jihad), Analisis Volume XI, Nomor 1, Juni 2011.

Muslih, Muhammad, Filsafat Ilmu:Kajian atas Asumsi Dasar, Paradigma dan Kerangka Teori Ilmu Pengetahuan, Yogyakarta:Belukar, 2007.

M. Kusasi, “Perhatian Pemerintah Terhadap Pondok Pesantren”, 4

Desember 2013, terarsip di : http://kaltim.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id=22574. (Online: 25 Februari 2015).

Niam, Mukafi, “Kurang Perhatian Pemerintah Pesantren Salafiyah Bentuk MPS”, Berita NU Online 22 Juli 2011. Terarsip di:

http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,1-id,32677-lang,id-c,warta,Kurang+Perhatian+Pemerintah++Pesantren+Salafiyah+Bentuk+MPS-.phpx. (Online: 24 Februari 2015).

Pawito, Penelitian Komunikasi Kualitatif , Yogyakarta:LKiS, 2007.

Pimpinan MPR RI dan Tim Kerja Sosialisasi MPR Periode 2009-2014, Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Jakarta:Sekretariat Jenderal MPR RI, 2012

Purwandari, Retno dan Qoni’ah, Buku Pintar Bahasa Indonesia, Yogyakarta:Familia, 2012.

Qodir, Abdul, dkk, Pedoman Penulisan Skripsi, Palangka Raya:Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Palangka Raya, 2013.

Ramadhan, Muhammad Ali, “Stop Diskriminasi Pendidikan di Indonesia”. Berita : 11 Agustus 2014. Terarsip di: http://edukasi.kompasiana.com/2014/08/11/stop-diskriminasi-pendidikan-di-indonesia-668060.html. (Online: 25 Februari 2015)

Ramayulis dan Samsul Nizar, Ensiklopedi Tokoh Pendidikan Islam, Ciputat:QUANTUM TEACHING, 2005.

Revita, Ike, Konsep-Konsep Dasar dalam Analisis Wacana, terarsip di: repository.unand.ac.id/2385/1/JurnalAdabbiyat1.doc. (Online: Senin, 24 Maret 2014).

Riswandi, Ilmu Komunikasi, Jakarta: Graha Ilmu, 2009.

R Suyoto Bakir dan Sigit Suryanto, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Edisi Terbaru, Tanggerang:Karisma Publishing Group, 2009.

Saiful “Ashabiyah dari filsafat Sejarah ke Filsafat Politik: Telaah atas Kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun”, terarsip di, http://ifuljihad.blogspot.com/2009/02/ashabiyah-dari-filsafat-sejarah.html. (Online: 27 Agustus 2014)

Santoso, Anang, Jejak Halliday Dalam Lingustik Kritis dan Analisis Wacana kritis, terarsip di, http://sastra.um.ac.id/wp-content/uploads/2009/10/Jejak-Halliday-dalam-Linguistik-Kritis-dan-Analisis-Wacana-Kritis-Anang-Santoso.pdf,(online: Senin, 24 Maret 2014).

Semi, Atar, Anatomi Sastra, Padang: Angkasa Raya, 1993.

Sjamsuddin, Nazaruddin. Sukarno Pemikiran Politik dan Kenyataan Praktek, Jakarta:CV.Rajawali, 1988.

Sobur, Alex, Analisis Teks Media, Bandung:Remaja Rosdakarya, 2006.

Srijanti dkk, Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa,

Yogyakarta:Graha Ilmu, 2009.

Sunariyah “Jadi Rebutan Saat Pemilu, Pondok Pesantren Minim Perhatian”, Berita Liputan6.com 1 Juli 2014. Terarsip di: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2071346/jadi-rebutan-saat-pemilu-ponpes-minim-perhatian-pemerintah. (Online: 24 Januari 2015)

Surjaman, Tjun (ed), Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung:Remaja Rosdakarya, 2000.

Syahrial dkk, Membangun Karakter dan Kepribadian Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, cet. Ke-I, Jakarta: Graha Ilmu, 2006.

Tim PW. LTN-NU Jawa Timur, Sarung dan Demokrasi untuk Peradaban KeIndonesiaan, Surabaya: Khalista, 2008.

Udjana Effendy, Onong, Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2000.

Wibowo, Timothy,Mewujudkan Pendidikan Karakter yang Berkualitas,terarsip di: http://www.pendidikankarakter.com/mewujudkan-pendidikan-karakter-yang-berkualitas/. (Online: 24 Januari 2015)

www.nu.or.id.




DOI: https://doi.org/10.23971/jsam.v12i1.463

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Studi Agama dan Masyarakat


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

web
stats View My Stats

Alamat Redaksi:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya.

Jalan George Obos Komplek Islamic Centre, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 73111

Telp (Muhammad Nur Effendi) Hp/WA. 085252520905.

Email: jsam.iainpky@gmail.com