TAX AVOIDENCE (PENGHINDARAN PAJAK) OLEH WAJIB PAJAK DALAM PERSFEKTIF ISLAM

Ali Murtadho Emzaed, Syaikhu Syaikhu, Elvi Soeradji, norwili norwili, munib munib, Erry Fitria

Sari


Tax Avoidance mempunyai spektrum persoalan yang luas, salah satunya adalah transfer harga
(transfer pricing). Transfer pricing merupakan salah satu cara yang dipakai oleh wajib pajak
perusahaan multinasional untuk melakukan penghindaran pajak. Perilaku transfer pricing ini
tidak dipandang sebagai perilaku yang melanggar norma hukum positif yang berlaku di negara
kita. Padahal perilaku ini jelas-jelas telah menggerus pendapatan negara dari sektor perpajakan.
Ada gap yang serius antara aras substansi yang menjadi tujuan hukum (doelmatigheid) dengan
aras kepastian hukum(rechtsmatigheid). Pada aras tujuan hukum bahwa aturan perpajakan
dimaksudkan untuk pengumpulan pajak, sedangkan pada aras kepastian hukum bahwa
penghindaran pajak tidak dikategorikan sebagai perbuatan yang bertentangan dengan aturan
perpajakan itu sendiri. Artinya penghindaran pajak bertentangan dengan tujuan hukum
perpajakan. Peneliti melihat persoalan ini dari perspektif hukum Islam yang didasarkan pada
pendekatan normatif argumentatif. Penelitian ini telah menemukan adanya I’tikad tidak baik dari
wajib pajak dalam memenuhi kewajibanya membayar pajak.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.23971/el-mas.v8i1.1094

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexed by: