Ijtihad Epistemologis Muslim Progresif Omid Safi dan Respon Atas Tantangan Global

Muhammad Syafi'i

Abstract


Dialektika pemikiran dan ketegangan cara pandang terhadap Islam oleh para sarjana muslim selama ini telah melahirkan berbagai ideologi yang tidak hanya berpengaruh pada keberagamaan tetapi juga aspek sosiologis dan politik global. Di tengah klaim terhadap ideologi masing-masing yang selama ini berujung pada pengotak-kotakan kelompok sampai pada ketegangan dan konflik yang dihasilkannya, sebuah tren pemikiran islam baru lahir dengan label “Muslim Progresif”. Tren pemikiran ini mencoba mengetengahkan alternatif Islam yang menembus gagasan-gagasan pemikiran sekuler hingga liberal, namun tetap berpegang tradisi dan melakukan kontekstualisasi untuk kebutuhan masyarakat kini, sekaligus mengkritisi secara fundamental arus modernitas dengan berpegang pada nilai-nilai Islam yang universal. Akhirnya, tiga agenda besar yang ingin diusung oleh pemikiran ini yaitu keadilan sosial tanpa syarat, kesetaran gender, dan melampaui pluralisme. Oleh karena itu, tulisan ini akan mencoba mengkaji dimensi epistemologis pemikiran “Muslim Progresif” terkait respon mereka terhadap persoalan yang dihadapi umat Islam sekarang..Tulisan ini menggunkan metode deksriptif analitias yang berarti bahawa penulis mengumpulkan dan menganalisa beberapa sumber mengenai judl tulisan yang kemudian dianalisis oleh penulis. Pada dasarnya ada tiga agenda besar (misi) dari Muslim Progresif yang diusung Omid Safi dan para pemikir progresif lainnya. Ketiga agenda tersebut adalah, pertama mewujudkan keadilan sosial yang tidak membatasi strata sosial, ras, golongan, suku bangsa, agama dan sekat sosial apapun; kedua mewujudkan kesetaraan gender dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam sisi ekonomi, sosial, budaya, agama, pendidikan, hukum, dsb; ketiga menerima pluralitas sebagai kenyataan yang harus dihormati dan dijalankan.
Kata Kunci: Muslim, Progresif, Keadilan, Gender, Pluralisme.

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. Amin. 2012. Islamic Studies di Perguruan Tinggi Pendekatan Integratif-Interkonektif. cet. III. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Auda, Jasser. 2008. Maqosid al-Syariah as philosophy of Islamic Law: Asystem Approach. London: IIIT.

Dzuhayatin, Siti Ruhani dkk. Rekonstruksi Metodologis Wacana Kesetaraan Gender dalam Islam, Yogykakarta: PSW IAIN Sunan Kalijaga dan McGill ICIHEP.

Ehrke, Michael. 2001. 11 September: Attacks on Which Civilization dalam Security Dialogue Asia-Europe, Singapore: Fredrich Ebert Stiftung.

Fanani, Tholhatul Choir dan Ahwan (eds). 2009. Islam dalam Berbagai Bacaan Kontemporer, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

H.T, Wilson. 1989. Sex and Gender, Making Cultural Sense Civilization, Leiden, New York, Kobenhavn Koln E.J.Brill.

Hasan, M. Arfan Mu’ammar, Abdul Wahid dkk. 2013. Studi Islam Perspektif Insider/Outsider, Yogyakarta: IRCiSoD.

Kholis, Setiawan Nur. 2008. Akar-akar Pemikiran Muslim Progresif dalam Kajian al-Qur’an, Yogyakarta: eLSAQ Press.

Majid, Nurcholish. 2008. Islam Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Paramadina.

Majid, Nurcholish. “Passing Over, Melintasi Batas Agama”. Dalam Pasing Over, Melintasi Batas Agama ed, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Noor, Farish A. 2006. Islam Progresif: Peluang, Tantangan, dan Masa Depannya di Asia Tenggara, terj. Moch. Nur Ichwan dan Imron Rosyadi. Yogyakarta: SAMHA.

Qomar, Mujamil. 2012. Pemikiran Islam Metodologis: Model Pemikiran Alternatif dalam Memajukan Peradaban Islam, Yogyakarta: Teras.

Safi, Omid (ed). 2003. Progressive Muslim: On Justice, Gender, and Pluralism, Oxford: Oneworld.

_______. 2006. Voices of Change, Vol. 5 in the 5 volume series: Voices of Islam, Praeger.

Safi, Omid. 2006. The Politics of Knowledge in Premodern Islam, Chappel Hill: UNC Press.

Shihab, Qurasih. 1998. Wawasan Al-Qur’an, Bandung: Mizan.

Taimiyyah, Ibn. 1976. al-Amr bi ‘l-Ma’ruf ‘l-Nahyi’an ‘l-Munkar, ed. Sholah al-Din al-Munajad, Beirut: Dar alKitab al-Jadid.

Wahid, Abdurrahman. 2012. Tuhan Tidak Perlu Dibela, Yogyakarta: LkiS.

Zaqzuq, Mahmud Hamdi. 2004. Al-Islam fi ‘Ashr al-Aulamah, terj. Abdullah Hakam Shah (Yogyakarta: Pustaka Pesantren.

Zubaedi. 2013. Islam dan Benturan Peradaban: Dialog Filsafat Barat dengan Islam, Dialog Peradaban, dan Dialog Agama, Yogyakarta: Ar-Ruzz.

Safi, Omid. 2005. Diakses tanggal 19 Desember 2017 dari http://wahidinstitute.org/v1/Programs/Detail/?id=276/hl=id/Gerakan_Muslim_Progresif_Di_Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.23971/njppi.v2i1.740

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
 

Editor and Administration Address

NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam
Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya
Jl. G. Obos (Kompleks Islamic Center) No. 24, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia

Phone: (0536) 3226356
Website: http://e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/nalar/
Email: jurnal-nalar@iain-palangkaraya.ac.id dan ihsan.mz@iain-palangkaraya.ac.id

 

Flag Counter