Penafsiran Kontekstualis Perihal Kepemimpinan Non-Muslim dalam Perspektif Alquran dan Hadis

M. Agus Muhtadi Bilhaq

Abstract


Perbedaan dalam menafsirkan QS. Ali Imran: 28 dan QS. Al-Maidah: 51, berimplikasi pada sikap pro-kontra perihal kepemimpinan non-muslim, seperti terlihat pada pemilukada Jakarta tahun 2012 dan 2017. Menyikapi hal itu, terdapat dua kubu yang masing-masing mengambil sikap berbeda. Pertama, kelompok tekstualis, yang diwakili oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) misalnya, secara tegas mengharamkan non-muslim sebagai auliā’ bagi umat muslim, dengan mengutip QS. Al-Maidah: 51. Kedua, kelompok yang lebih menekankan pada aspek esensial kriteria seorang pemimpin, semisal Nahdlatul Ulama (NU). Kaitannya dengan pengharaman oleh kubu tekstualis, terdapat sebuah riwayat yang dapat menegaskan sikap itu, bahwa Nabi Muhammad saw. pernah menolak tawaran pertolongan dari seorang kafir pada peristiwa perang Badar (lan asta’īna bi musyrikin). Akan tetapi, dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah pernah menjadikan seorang kafir sebagai pemimpin/penunjuk jalan (hādiyan) ketika hijrah. Riwayat lainnya juga menyebutkan bahwa Nabi Saw pernah menerima bantuan dari seorang kafir pada peristiwa Perang Hunain. Dalam hal ini, terkesan adanya kontradiksi antara teks alquran dan hadis yang dapat membingungkan pembaca dalam memahami teks tersebut. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam, khususnya dalam konteks Indonesia, yang meskipun menjadi negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, tetapi juga menjadi rumah bagi masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, serta kepercayaan yang bermacam-macam. Masing-masing berhak untuk memilih dan dipilih sebagai pemimpin. Dengan menggunakan metode penafsrian kontekstual yang ditawarkan oleh Abdullah Saeed untuk membaca QS. Ali Imran: 28 dan QS. Al-Maidah: 51 serta metode interpretasi hadis Yusuf al-Qaradhawi teks hadis terkait, penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman komprehensif mengenai persoalan ini.

Keywords: Penafsiran Kontekstualis, Pemimpin, Non-Muslim, Al-Maidah 51, Auliā’, Hadis.


References


Al-Asqalani, Ahmad bin Ali bin Hajar. 1421 H/2001. Fathu al-Bārī (juz 4), Riyadh: Maktabah Malik Fahd.

Bay, Kaizal. 2011. “Metode Penyelesaian Hadis-hadis Mukhtalif Menurut al-Syafi’i” dalam Jurnal Ushuluddin, Vol. XVII No. 2, Riau: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.

Galib, Muhammad. 1998. Ahl al-Kitab: Makna dan Cakupannya, Jakarta: Paramadina.

Hakim, Moh. Nur. 2003. Sejarah dan Peradaban Islam, Malang: UMM Press.

Husain Haekal, Muhammad. 2010. Sejarah Hidup Muhammad (terj. Ali Audah), Jakarta: Litera AntarNusa.

Katsir, Ibnu. 2000. Tafsir al-Qur'an al-Adhim, Beirut: Dar Ibnu Hazm.

Khalik, Abu Tholib. 2014. “Pemimpin Non-Muslim dalam Perspektif Ibnu Taimiyah” dalam Analisis: Jurnal Studi Keislaman, Volume 14, Nomor 1, Lampung: Institut Agama Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Lasyin, Musa Syahin. 1423 H/2002. Fathul Mun’im Syarh Shahih Muslim (juz 7), Kairo: Dar as-Syuruq.

Maraghi, Ahmad Musthafa. 1992. Tafsir Al-Maraghi (terj.) (jilid 6), Semarang: Karya Toha Putra.

Maraghi, Ahmad Musthafa. 1946. Tafsir Al-Maraghi (juz 3, juz 5, juz 6), Mesir: Mustafa al-Babi al-Halabi.

Qaradlawi, Yusuf. 1992. Kaifa Nata’āmalu ma’a as-Sunnah an-Nabawiyyah, Virginia-Amerika: Dar al-Wafa.

Qattan, Manna’ Khalil. 2007. Studi Ilmu-Ilmu al-Qur’an (terj.), Jakarta: Litera AntarNusa.

Qurthubi. 2008. Tafsir al-Qurthubi, terj. (jilid 4,) Dudi Rosyadi, Nashirul Haq dkk. Jalarta: Pustaka Azzam.

Rachmawan, Hatib. 2013. “Hermeneutika Al-Qur’an Kontekstual: Metode Menafsirkan Al-Qur’an Abdullah Saeed” dalam Afkaruna: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, Vol.9 No.2 Juli-Desember 2013, Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Rohi Baalbaki. 1995. Al-Mawrid: A Modern Arabic-English Dictionary (7th), Beirut: Dar al-Ilm li al-Malayin.

Saeed, Abdullah. 2015. Paradigma, Prinsip dan Metode Penafsiran Kontekstualis atas al-Qur’an (terj.), Yogyakarta: Ladang Kata kerja sama dengan Baitul Hikmah Press.

Saeed, Abdullah. 2016. Al-Qur’an Abad 21; Tafsir Kontekstualis (terj.), Bandung: Mizan.

Shihab, M. Quraish. 2008. Lentera al-Qur’an: Kisah dan Hikmah Kehidupan, Bandung: Mizan.

Shihab, M. Quraish. 2006. Wawasan al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat, Bandung: Mizan.

Suryadilaga, Muhammad Alfatih. 2015. “Hadis dan Perannya dalam Tafsir Kontekstualis Perspektif Abdullah Saeed” dalam Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis, Volume 5, Nomor 2, Desember 2015, Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Syamsuddin, Sahiron. 2009. Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur’an, Yogyakarta: Nawesea Press.

Thabari, Ibn Jarir. 2001. Jami’ al-Bayan an Ta’wil al-Qur’an, (juz 8) Kairo: Dar Hijr.

Zaini, Achmad. 2011. “Model Interpretasi Al-Qur’an Abdullah Saeed” dalam Islamica, Vol. 6, No. 1, September 2011, Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Zuhaili, Wahbah. 2009. Tafsir Al-Munir Fil Aqidah Wasy-Syari'ah Wal Manhaj, (juz 3, juz 5, juz 6) Damsyiq: Dar al-Fikr.

Sumber Elektronik:

Kompas.com, 2012. Panwaslu Rekonstruksi Ceramah SARA Rhoma Irama, diakses pada 24 November 2018, source: https://megapolitan.kompas.com/read/2012/08/02/1455 3779/Panwaslu.Rekonstruksi.Ceramah.SARA.Rhoma.Irama.

Syamsuddin, Sahiron, 2017. Penafsiran Kontekstualis Atas Q.S. al-Ma’idah: 51, diakses pada 27 Mei 2018, source: http://uin-suka.ac.id/id/kolom/detail/20/penafsiran-kontekstualis-atas-qs-al-maidah-51

Hizb-Indonesia.info, 2016. Pemimpin Kafir Haram!, diakses pada diakses pada 22 Oktober 2018, http://hizb-indonesia.info/2016/08/10/pemimpin-kafir-haram/

Kompas.com, 2016. PBNU Merujuk ke Fatwa 1999 tentang Pemimpin Non-Muslim, diakses pada 07 Juni 2018, source: https://megapolitan.kompas.com/read/2016/09/15/ 16462071/pbnu.merujuk.ke.fatwa.1999.tentang.pemimpin.non-muslim.

Tribunnews.com, 2017. Kiai Muda NU: Argumen Umat Islam Tidak Melarang Pilih Pemimpin Non-Muslim, diakses pada 07 Juni 2018, source: http://www.tribunnews.com/ metropolitan/2017/03/14/kiai-muda-nu-argumen-umat-islam-tidak-melarang-pilih-pemimpin-non-muslim

Tempo.co, 2017. Saksi Ahli Tafsir UIN: Ahok Kritik Politikus yang Pakai Al-Maidah, diakses pada 08 Juni 2018, source https://m.tempo.co/read/news/2017/03/30/ 063860762/saksi-ahli-tafsir-uin-ahok-kritik-politikus-yang-pakai-al-maidah

Republika.co.id, 2016. Puluhan Ribu Massa Dukung Pemimpin Muslim, diakses pada 08 Juni 2018, source: https://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabeknasional/ 16/09/04/ ocz5uy282-puluhan-ribu-massa-dukung-pemimpin-muslim




DOI: https://doi.org/10.23971/njppi.v2i2.948

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
 

Editor and Administration Address

NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam
Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya
Jl. G. Obos (Kompleks Islamic Center) No. 24, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia

Phone: (0536) 3226356
Website: http://e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/nalar/
Email: jurnal-nalar@iain-palangkaraya.ac.id dan ihsan.mz@iain-palangkaraya.ac.id

 

Flag Counter