NALAR FIDYAH (TELAAH MAQASID AL-SYARIAH AL-IQTISHADIYAH)

Jefry Tarantang, Ahmad Dakhoir, Ahmad Balya Nasim Ahmad

Abstract


Penelitian ini dilakukan sebagai kajian terhadap nalar syariat mengenai fidyah atau keringanan tidak menjalankan puasa ramadhan dalam telaah maqashid al-syariah al-iqtishadiyah, dengan mengetahui tujuan, rahasia dan keutamaan, serta konteksnya dalam pembangunan dan pengembangan ekonomi umat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan grounded theory dalam mengkaji teori yang ada, yaitu mengkaji konsep fidyah menurut Islam, kemudian  memandang pelaksanaan pensyariatan  fidyah puasa melaui maqashid al-syariah dan dalam konteks ekonomi. Disamping itu untuk memperdalam kajian juga digunakan pendekatan konseptual, historis, dan kontekstualitas. Data utama (primer) pada penelitian ini adalah ayat 183, 184, dan 185 surah al-Baqarah.

Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Allah menghendaki kemudahan dalam beribadah terkhusus dalam ibadah puasa dengan tidak memaksakan hambanya untuk berpuasa bagi yang uzur, seperti orang tua renta atau lansia, ibu hamil dan menyusui, orang yang mengalami sakit yang harapan kesembuhannya sangat kecil, dan orang yang bekerja berat. Adapun kewajiban fidyah yang harus dibayar ialah dengan cara memberi makan fakir dan miskin dan ukuran satu mudd (cupak) beras, atau apa-apa saja bentuk bijian yang menjadi makanan pokok pada suatu negeri, Satu mudd adalah sama dengan 15 tahil atau 567 gram. Pembayaran fidyah bisa dilakukan dalam waktu kapanpun, jika ditunda maka pembayaran akan berlipat ganda. Menurut maqshid syariah, fidyah merupakan bentuk maslahat dan kebaikan yang diberikan Allah kepada hambanya dengan menyangkut tiga unsur pemeliharaan yaitu agama, jiwa dan harta. Keluarnya harta terhadap muslim yang uzur, fidyah juga melahirkan indikasi sebagai instrumen dan potensi serta pengembangan ekonomi terhadap umat terkhusus fakir miskin. pelaksanaan fidyah memiliki nilai, hikmah dan maslahat terhadap pemberi dan penerima fidyah.


Keywords


fidyah, maqashid al-syariah, al-iqtishadiyah.

Article Metrics

Abstract view : 169 times |

References


Agama RI, Al-Quran dan Terjemahnya, Klaten Jawa Tengah: Sahabat, 2013.

Akbar, Wahyu, dan Jefry Tarantang, Manajemen Zakat (Hakikat dan Spirit Alquran At-Taubah [9] : 103), Yogyakarta: K-Media, 2018.

Al-Isfahani, Mu’jam Al-Mufahras Li Alfaz Al-Qur’an, Beirut: Dar AlKutub Al-‘Ilmiyyah, 2004.

al-Marbawi, Muhammad Idris Abdul Rauf, Kamus Idris al-Marbawi, (Indonesia: Darul Ahya’ al-Kutubu al-Arabiyyah, t.th), Juz. 1.

al-Zuhayly, Wahbah, Puasa dan Itikaf-Kajian Berbagai Mazhab (terj), Penerjemah Agus Efendi dan Bahruddin Fannany, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005, Cet. Ke-5.

Anwar, Dessy, Kamus Bahasa Indonesia, Surabaya: Karya Abditama, 2001, Cet. Ke-1.

Ar Razi, Muhammad, Mukhtar Ash Shihah, Libanon: Maktabah Lubnan, 1989, Cet. Ke-1.

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek,ed. Rev., Jakarta: Rineka Cipta, 2002. al-Kubro,

Departemen Agama, Al-Qur’an dan Terjemahnya, Surabaya: Karya Agung Surabaya, 2006.

Fauzan, Salaih Bin Fauzan bin Abdullah Ali, Ringkasan Fikih Syaikh Fauzan (ter), Penerjemah Kamaluddin Sahar, Jakarta: Pustaka Azzam, 2006, Cet. Ke-1.

Hasan, A., Al – Furqan Tafsir Qur’an, jakarta: Universitas Al Azhar, Indonesia, 2010.

Helim, Abdul, Maqasid Al-syariah Versus Usul Al-Fiqh (Konsep dan Posisinya dalam Metodologi Hukum Islam), Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019.

http:/humas.pasekab.go.id/berita/kadar-zakat-fitrah-di-paser-dibagi-3-kategori-fidyah-rp-45-000- (online 11 Juli 2020)

Https://ibtimes.id/data-populasi-penduduk-muslim-2020-indonesia-terbesar-di-dunia.di (online 17 juli 2020).

https://news.detik.com/berita/d-4039526/mau-bayar-fidyah-untuk-ganti-puasa-begini-caranya (online 17 mei 2019).

Idri, Hadis Ekonomi, Ekonomi Dalam Perspektif Nabi, Jakarta: Prenadamedia Group, 2015.

Irawan, Prayetno, Logika dan Prosedur Penelitian, Jakarta: STIA-LAN Press, 1999.

Irham, Pelaksanaan Fidiyah Puasa Oleh Ahi waris Untuk Keluarga Yang Meninggal Dunia Ditinjau Menurut Hukum Islam, (Studi Di Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir), Skripsi, Riau: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2011.

Kemdikbud RI, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, 2016.

Profil Kesehatan Indoensia 2018, Kementrian Kesehatan RI 2019.

Sabiq, Sayyid, Fiqih Sunnah, jln. Matraman: Tinta Abadi Gemilang, 2013.

Sholehuddin, Wawan Shofwan, Sahum Telaah Kritis atas Sunah-Sunah dan Bid’ah-Bid’ahnya, Bandung: Tafakur (kelompok Humaniora), 2004.

Siddiqi, Mohammad Nejatullah, “History of Islamic Economic Thought” dalam M. Umer Capra, Lanscape Baru Perekonomian Masa Depan, terjemah oleh Amdiar Amin Dkk, Jakarta: SEBI, 2001.

Sismono, Puasa Pada Umat-Umat Dulu dan Sekarang, Jakarta: Penerbit Republika, 2010.

Sunan Al-Nasa’I, Muhaqqiq: ‘Abdul al-Ghaffar Sulayman al-Bandari, Juz 2 (Bairut: Dar al- Kitab al-Ilmiyyah, 1991 M/1411 H).

Tarantang, Jefry, Teori dan Aplikasi Pemikiran Kontemporer dalam Pembaharuan Hukum Keluarga Islam, Jurnal Transformatif Vol. 2, No. 1, April 2018.

Umar ibn salih Umar, Maqasid al-syari’ah inda al-Imam al-Izza al-Din Ibn Abd al-Salam, Yordania: Dar al-Nafa’is, 2003.

Yunus, Mahmud, Kamus Arab-Indonesia, (Jakarta: Hidakarya Agung, 1990).




DOI: https://doi.org/10.23971/tf.v5i1.2668

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editor and Administration Address:

Jurnal Transformatif (Islamic Studies) is published by Palangka Raya State Islamic Institute

Jl. G. Obos Komplek Islamic Centre Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia, Postal Code 73111, Email: transformatif2018@gmail.com, Website: http://e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/TF


Flag Counter
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats