PERGESERAN TRADISI BELALEK DALAM BUDAYA BERTANI MASYARAKAT MELAYU SAMBAS

Hadi Wiyono, Iwan Ramadhan

Abstract


The purpose of this study was to analyze the shifting of Belalek tradition as seen from the factors of socio-cultural change, especially in the agricultural sector in the Sambas Malay society of Sentebang Village. The method used descriptive qualitative using observation, interview and documentation. The results revealed that people of Sentebang Village preferred to use the wage system compared to the remuneration system or called Belalek, the ease and efficiency of machine technology as a result of modernization, and the openness to changes and developments that occur. These three things have caused a shift in Belalek tradition.

Keywords


Socio-Cultural Change; Belalek; Sambas Malay Community

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 166 times | PDF view : 141 times

References


Baharuddin. (2015). Bentuk-bentuk perubahan sosial dan kebudayaan. Al-Hikmah (Jurnal Dakwah), 9(2), 180–205.

Darmawan, W., Zakso, A., & Budjang, G. (2016). Memudarnya Nilai-Nilai Budaya “Belalek” Dalam Bidang Pertanian Pada Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 5(3). Diambil dari https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/14177

Djoh, D. A. (2018). Dampak Modernisasi Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Tani di Desa Kambata Tana Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 2(4), 332–339. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2018.002.04.8

Esih Widya Kaesthi. (2014). Perubahan Sosial Budaya Masyarakat di Desa Wisata Karangbanjar Kabupaten Purbalingga. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 3(1), 56–61.

Gunawan, H., Suryadi, K., & Malihah, E. (2015). Analisis Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Cihideung Sebagai Desa Wisata. Sosietas, 5(2). https://doi.org/10.17509/sosietas.v5i2.1524

Hatu, R. (2011). Perubahan Sosial Kultural Masyarakat Pedesaan (Suatu TInjauan Teoritik-Empirik). Junral Inovasi, 8(4), 1–11.

Herawati, H. dan K. (2018). Mitigasi bencana berbasis kearifan lokal di desa wajok provinsi kalimantan barat. Junral Teknik Sipil, 2(1), 1–10.

Kango, A. (2015). Media dan Perubahan Sosial Budaya. Farabi: Journal of Ushuluddin & Islamic Thought, 12, 20–34.

Kurniawan, S. (2019). Bertani Padi Bagi Orang Melayu Sambas: Kearifan Lokal, Nilai-Nilai Islam, dan Character Building. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 18(2), 189–210. https://doi.org/10.24042/ajsk.v18i2.3132

LS. (2020, Mei 21). Wawancara.

Marliah. (2020). Nilai Kebersamaan Dalam Tradisi Belalle ’ Masyarakat Melayu Sambas Di Kabupaten Kubu Raya Desa Sungai Rengas. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Antropologi (SENASPA), 1, 92–100.

Martono, N. (2016). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Matondang, A. (2019). Dampak Modernisasi Terhadap Kehidupan masyarakat. Jurnal Wahana Inovasi, 8(5), 1–7.

Nawawi, H. (2015). Metode Penelitian Bidang Sosial. Pontianak: Gadja Mada University Press. Pontianak : Gadja Mada University Press.

Prayoga, K., Nurfadillah, S., Saragih, M., & Riezky, A. M. (2019). Menakar Perubahan Sosio-Kultural Masyarakat Tani Akibat Miskonsepsi Modernisasi Pembangunan Pertanian. SOCA: Jurnal Sosial, Ekonomi Pertanian, 13(1), 96. https://doi.org/10.24843/soca.2019.v13.i01.p08

Rahma, Satya at, All. (2021). Modernisasi Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Desa Namlea Kabupaten Buru. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(1), 84–96.

Rifkian, B. E., Suharso, P., & Sukidin, S. (2017). Modernisasi Pertanian (Studi Kasus Tentang Peluang Kerja Dan Pendapatan Petani Dalam Sistem Pertanian Di Desa Dukuhdempok Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember). JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial, 11(1), 39. https://doi.org/10.19184/jpe.v11i1.4995

Rosana, E. (2011). Modernisasi dan Perubahan Sosial. TAPIs, 7(.12), 1–30.

Setiadi, E. M. (2011). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.

Susilowati, S. H. (2016). Gejala Pergeseran Kelembagaan Upah pada Pertanian Padi Sawah. Forum penelitian Agro Ekonomi, 23(1), 48. https://doi.org/10.21082/fae.v23n1.2005.48-60

Togatorop, A. (2017). Modernisasi Pertanian Terhadap Pemakaian Pupuk Dalam Meningkatkan Taraf Hidup Petani di Desa Sirisirisi Kecamatan Doloksanggul Sumatera Utara. JOM FISIP, 4(2), 1–15.

Yoga, S. (2019). Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Indonesia Dan Perkembangan Teknologi Komunikasi. Jurnal Al-Bayan, 24(1), 29–46. https://doi.org/10.22373/albayan.v24i1.3175

Zu. (2020, Oktober 6). Wawancara.




DOI: https://doi.org/10.23971/jsam.v17i1.2880

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Studi Agama dan Masyarakat


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M)

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Jalan George Obos Komplek Islamic Centre, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 73111

Telp (Muhammad Nur Effendi) 0852-5252-0905.

Email: jsam.iainpky@gmail.com