KONSEP ZUHUD DALAM PERILAKU BISNIS DI PONDOK PESANTREN TAREKAT IDRISIYYAH TASIKMALAYA

Rijal Pahlevi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep zuhud dalam pandangan Tarekat Idrisiyyah. Kedua untuk mengetahui sejarah perkembangan bisnis di Pondok Pesantren Tarekat Idrisiyyah. Ketiga, untuk mengetahui bagaimana pemaknaan zuhud dalam perilaku bisnis di Pondok Pesantren Tarekat Idrisiyyah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang mana sumber data berasal dari hasil observasi dan wawancara serta literatur lainnya yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa zuhud adalah menempatkan dunia dalam genggaman bukan dalam hati. Pendapat lain mengungkapkan bahwa zuhud bukan berarti meninggalkan kehidupan dunia tetapi meninggalkan efek negatif dunia. Bisnis di Tarekat Idrisiyyah dimulai sejak tahun 1932 yang dipelopori oleh seorang entrepreneur, yakni Syekh Abdul Fattah. Kemudian dikembangkan oleh mursyid-mursyid berikutnya di tahun 80-an dibentuk kopontren (koperasi pesantren) dan pada tahun 2000-an terjadi perpindahan dari fase personal ke fase struktural dan dimodernisasikan setelah istihlaf kepemimpinan kepada Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman.  Pada tahun 2010 bidang bisnis di Idrisiyyah mengalami kemajuan serta ter-manage dengan baik dan tetap mengedepankan sisi ukhrawi. Terdapat tiga aspek manajemen profesional yang perlu disiapkan yaitu manajemen SDM, manajemen usaha dengan belajar professional, dan manajemen keuangan. Adapun makna zuhud dalam perilaku bisnis yang terdapat di Tarekat Idrisiyyah Tasikmalaya dimaknai sebagai pondasi dalam menjalankan aktivitas berbisnis dan sebagai rem untuk mengontrol diri dari kenikmatan duniawi berbasis toriqoh dengan mujahadah dan riyadhah, sehingga zuhud dapat memisahkan kepentingan duniawi dan ukhrawi dan menghindarkan hati dari kecintaan kepada dunia lalu tumbuh harapan yang tinggi atau Raja’.

 


Keywords


Bisnis, Tarekat Idrisiyyah Tasikmalaya, Zuhud

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 2451 times | PDF view : 487 times

References


Abdul Qodir Al-Jailani. (2012). Fathur Rabbani: Mensucikan Jiwa Membuat Hati Menjadi Tenang dan Damai. Bandung: JABAL.

Ahmad Mawardi. (2020). Etika Bisnis Dalam Perspektif Pemikiran Al-Ghazali. Mu’amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 67-78.

Al-Ghazali. (2013). IHYA 'ULUMUDDIN Menghidupkan Kembali Ilmu-Ilmu Allah Jilid 9. Jakarta: REPUBLIKA.

Ali Farhan. (2020). ZUHUD, SEBUAH LAKU TASAWUF UNTUK TAZKIYAH PERADABAN AKUTANSI. AKUTANSI: Jurnal Akutansi Integratif, Vol. 6, No. 2, 89.

Amin Syukur. (2000). Zuhud di Era Modrn. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anthony. (2018). ETIKA DAN BISNIS PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Profit: Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan 2 (1) 2018. P: 1-18, 1-18.

Azhari Akmal Tarigan. (2014). Dari Etika ke Spiritualitas Bisnis. Medan: Penerbit IAIN Press.

Bonanza, A. T. (2021, Juli Sabtu). Ketua Direktorat Ekonomi Bisnis Tarekat Idrisiyyah Tasikmalaya. (R. Pahlevi, Interviewer)

Choirul Huda. (2016, Mei). MODEL PENGELOLAAN BISNIS SYARI'AH: Studi Kasus Lembaga Pengembangan Usaha Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Semarang. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Vol. 24 No. 1.

Darmawan, B. (2021, Juli Kamis). Manajer BMT Tarekat Idrisiyyah. (R. Pahlevi, Interviewer) Tasikmalaya.

Didin Komarudin. (n.d.). BISNIS ORANG SUNDA (Studi Teologi dalam Etika Bisnis Orang Sunda). Fakultas Ushuluddin, 4,5.

Eko Siswanto. (2018, Juli). ZUHUD TAPI KAYA DALAM PERSPEKTIF HADIS. Al-Bukhari; Jurnal Ilmu Hadis, Vol. 1, No. 1, 207.

Faqih, A. (2021, Juli Jum'at). Ketua Majelis Ketarekatan Idrisiyyah Tasikmalaya. (R. Pahlevi, Interviewer).

Fitri Amalia. (2013). ETIKA BISNIS ISLAM: KONSEP DAN IMPLEMENTASI PADA PELAKU USAHA KECIL. Jurnal FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 116-125.

Fitri Amalia. (2014). Etika Bisnis Islam; Konsep Dan Implementasi Pada Pelaku Usaha Kecil. Al-Iqtishad, Vol. VI, No. 1.

Haidar Bagir. (2019). Dari Allah Menuju Allah: Belajar Tasawuf Dari Rumi. Jakarta: Noura Books.

Haidar Bagir. (2019). Mengenal Tasawuf Spiritualisme Dalam Islam. Jakarta: Noura Books.

Harun Nasution. (2010). Falsafah dan Mistisme dalam Islam. Jakarta: PT. BULAN BINTAN.

Ibnu Rajab Al-Hambali. (2005). Zuhud Dunia Cinta Dunia Akhirat. Solo: Al-Qowam.

Ibrahim Jones, Sewu Lindawaty. (2007). Hukum Bisnis Dalam Persepsi Manusia Modern. Bandung: PT Reflika Aditama.

Ika Yunia Fauziah. (2014). Etika Bisnis Dalam Islam . Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Kustoro Budiarto. (2009). Pengantra Bisnis. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Lisna Anggani. (2019). Implementasi Nilai-Nilai Zuhud Terhadap Sikap Konsumerisme: Studi Kasus Orang Kaya di Kelurahan Pasir Endah Ujungberung Koata Bandung. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Lukman Fauroni. (2003). REKONSTRUKSI ETIKA BISNIS: PERSPEKTIF AL-QUR’AN. IQTISAD Journal of Islamic Economics, 91-106.

M. Zikwan. (2021, Februari). ANTARA AGAMA DAN BISNIS: BISNIS DALAM PANDANGAN ISLAM. Jurnal al-Idharah, Vol. 2, No. 1, 131.

Moh. Fadholi. (2011, Juni). KONSEP ZUHUD AL-QUSHAYRI DALAM RISALAH QUSHAYRIYAH. TEOSOFI: JURNAL TASAWUF DAN PEMIKIRAN ISLAM, Vol. 1, No. 1, 47.

Muhammad Nur Samad Kamba. (2018). KIDS ZAMAN NOW Menemukan Kembali Islam. Jakarta: Pustaka Iman.

Muhtadin. (2020, Juni). Zuhud dan Signifikasinya terhadap Modernitas (Pemikiran Abu Al-Qasim al-Qusyairi dalam Kitab Risalah Al-Qusyairiyah Fi 'ilmi Tashawwuf). Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophu, Vol. 2, No. 1, 82.

Muhtar Sholihin. (2003). Tasawuf Tematik Membedah Tema-Tema Penting Cetakan 1. Bandung: CV. PUSTAKA SETIA.

Muhtar Sholihin, Rosihon Anwar. (2014). Ilmu Tasawuf. Bandung: CV. PUSTAKA SETIA.

Mukti Ali. (2015). Islam Madzhab Cinta: Cara Sufi Memandang Dunia. Bandung: Mizan.

Norvadewi. (2015, Desember). BISNIS DALAM PERPEKTIF ISLAM (Telaah Konsep, Prinsip, dan Landasan Normatif). AL-Tijary; Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol. 01, No. 01.

Reza Pahlevi Dalamuthe, Muhammad Valiyyul Haq. (2021, Januari). Keselarasan Antara Tasawuf dan Kehidupan Nabi Muhammad. Syifa al-Qulub Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik, 116.

Ryandi. (2013, Juli). Dimensi Tasawuf Dalam Ekonomi Islam. JURNAL EKONOMI ISLAM, Vol. 1, No. 2, 151.

Sri Nawatmi. (2010). Etika Bisnis dalam Perspektif Islam. Fokus Ekonomi (FE), April, Hal 50 – 58 Vol. 9, No.1 ISSN: 1412-3851, 50-58.

St Jamilah Amin. (2019). Talassa Kamase-Mase Dan Zuhud: Titik Temu Kedekatan Pada Tuhan Dalam Bingkai Pasang Ri Kajang Dalam Ilmu Tasawuf. Kuriosista: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan, Vol. 21 No. 1.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syaiful Hamali. (2015, Juli ). ASKETISME DALAM ISLAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI AGAMA. AL-ADYAN, Vol. 10, No. 2, 204.

Totok Jumatoro, Samsul Munir Amin. (2012). Kamus Ilmu Tasawuf. Jakarta: Amzah.

Tri Wahyu Hidayati. (2016, Desember). Perwujudan Sikap Zuhud Dalam Kehidupan. Milati Journal Of Islamic Stadies and Humanities, Vol. 1, No. 2, 244.

Ujang Suyatman. (2017, Januari). PESANTREN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI KAUM SANTRI (Kasus Pondok Pesantren Fathiyyah Al-Idrisiyyah Tasikmalaya). Jurnal al-Tsaqofa, Vol. 14 No. 2, 311.

Wahyudin Darmalaksana. (2019). Dsain Thinking Bisnis "Kaos Islam" Inspirasi Hadis Nabi SAW. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bnadung, 3.

Yunarsil Ali. (1999). Pilar-Pilar Tasawuf . Jakarta: Kalam Mulia .




DOI: https://doi.org/10.23971/jsam.v18i2.3474

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Rijal Pahlevi


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M)

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Jalan George Obos Komplek Islamic Centre, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 73111

Email: [email protected]