FILOSOFI Illat HUKUM DAN MAQASHID SYARIAH DALAM PERKAWINAN BEDA AGAMA


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep perkawinan beda agama dari sudut pandang filsafat hukum Islam dengan pendekatan illat dan Maqashid syariah. Penelitian ini merupakan penelitian normatif-eksplanatoris yaitu mengkaji, menerangkan, dan menjelaskan secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan filosofis dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan dengan mengkaji illat atau penyebab dibalik hukum perkawinan beda agama, serta mempertimbangkan tujuan utama syariat Islam atau Maqashid syariah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Perkawinan beda agama dalam Islam dapat dipandang dari perspektif illat (causal factor) dan Maqashid syariah (objectives of Islamic law). Menurut illat, perkawinan beda agama dalam Islam dianggap sebagai suatu tindakan yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerusakan dan gangguan pada kestabilan dan keutuhan keluarga dan masyarakat. Sedangkan Maqashid syariah, perkawinan beda agama dapat dilihat dari dua sudut pandang yang berbeda: sudut pandang menyangkut keberadaan perkawinan itu sendiri dan sudut pandang menyangkut dampak sosial dan kemanfaatannya bagi masyarakat. Kesimpulannya, perkawinan beda agama dapat dipertimbangkan dari sudut pandang filsafat hukum Islam dengan pendekatan illat dan Maqashid syariah. Namun, masih diperlukan penanganan serius terkait kontroversi dan kendala yang terkait dengan praktik perkawinan beda agama dalam masyarakat.


Keywords


Filosofi; Maqashid syariah; Perkawinan Beda Agama

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 587 times | PDF view : 473 times

References


Amri, A. (2020). Perkawinan Beda Agama Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam. Media Syari’ah, 22(1), 48–64. https://doi.org/10.22373/jms.v22i1.6719

Asman. (2021). Menelisik Nikah Beda Agama di Indonesia dalam Kajian Yuridis Normatif. El-Faqih : Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam, 7(1), 76–96. https://doi.org/10.29062/faqih.v7i1.262

Bahri, S. & Elimartati. (2022). Dinamika Hukum Perkawinan Beda Agama dan Campuran di Dunia Islam dan Implementasinya di Indonesia. Syaksia : Jurnal Hukum Perdata Islam, 23(1), 101–114. https://doi.org/10.37035/syakhsia.v23i1.6473

Cantonia, S., & Majid, I. A. (2021). Juridical Review on Interfaith Marriage in Indonesia in the Perspective of Marriage Law and Human Rights. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(6), 510–527. https://doi.org/10.56370/jhlg.v2i6.122

Farid, M. (2017). Perkawinan Beda Agama Dalam Prespektif Hadits Ahkam. Al-Bayyinah: Journal of Islamic Law, 1(2), 1–16. (Penelitian Pustaka).

Fatimah, I. P., Amirudin, A., & Lathifah, A. (2019). Agama dan Pernikahan Pasangan Beda Agama di Sendangmulyo Semarang. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.14710/endogami.3.1.1-8

Foresty, C. S. (2016). Problem Perlindungan Hukum Terhadap Perkawinan Beda Agama di Indonesia: Studi UU No 1 Tahun 1974 Serta UU No 39 Tahun 1999 dan Hukum Islam. YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum Dan Hukum Islam, 7(1), 017–054. https://doi.org/10.21043/yudisia.v7i1.2130

Hamdanah. (2014). Problematika Anak Menjalankan Ibadah Dalam Keluarga Multi Agama di Kota Palangka Raya. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 14(2), 381–405. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v14i2.77

Hermanto, A. (2018). Peran ‘Illat Dalam Ijtihad Hukum Islam. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 11(1), 91–116. https://doi.org/10.24042/ijpmi.v11i1.3417

Ilham, M. (2020). Nikah Beda Agama dalam Kajian Hukum Islam dan Tatanan Hukum Nasional. TAQNIN: Jurnal Syariah Dan Hukum, 2(1). https://doi.org/10.30821/taqnin.v2i1.7513

Irfani, A. (2019). Religion Gap In Family (Study Of Community Of Singkawang City West Kalimantan). Raheema: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 6(2), 203–216. https://doi.org/10.24260/raheema.v6i2.1516

Jalil, A. (2018). Pernikahan Beda Agama dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia. Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan, 6(2), 46–69.

Khafid Azmi, N. N. (2021). Perkawinan Beda Agama Antara ‘illat dan Maqashid Al-Syariah. Inklusif: Jurnal Pengkajian Penelitian Ekonomi Dan Hukum Islam, 6(2), 203–219.

Khosyi’ah, S., & Fuadah, A. T. (2019). Rechtvinding Tentang Waris Beda Agama di Pengadilan Agama Kota Bandung. Asy-Syari’ah, 21(2), 135–158. https://doi.org/10.15575/as.v21i2.4706

Lestari, N. (2017). Problematika Hukum Perkawinan di Indonesia. Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan, 4(1), 43–52.

Mahasin, A. (2020). Reinterpretasi Konsep Kaf?’ah (Pemahaman Dan Kajian Terhadap Maqa?id Shar??ah). Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies, 2(1), 21–37. https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v2i1.2158

Makalew, J. (2013). Akibat Hukum Dari Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Lex Privatum, 1(2). Diambil dari https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexprivatum/article/view/1710

Mutakin, A. (2016). Implementasi Maqashid Al-syari’ah Dalam Putusan Bahts Al-masa’il Tentang Perkawinan Beda Agama. Kordinat, 15(2), 165–186. https://doi.org/10.15408/kordinat.v15i2.6328

Mutakin, A. (2021). Fiqh Perkawinan Beda Agama di Indonesia: Kajian atas Fatwa-Fatwa NU, MUI dan Muhammadiyyah. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 14(1), 11–25. https://doi.org/10.14421/ahwal.2021.14102

Nafisah, D. (2019). Perkawinan Beda Agama Dalam Perspektif Historis Normatif dan Filosofis. An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Studi Islam, 6(1), 37–52. https://doi.org/10.33507/an-nidzam.v6i1.183

Nuris, A. (2014). Menggagas Kepastian Hukum Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Al-Ahwal, 6(1), 61–82.

Pasyah, T. (2021). Penyelundupan Hukum Dalam Hukum Perkawinan Beda Agama di Indonesia; Kajian Dalam Perspektif Fiqh Islam dan Undang-Undang Perkawinan. Simbur Cahaya, 28(1), 146–164. https://doi.org/10.28946/sc.v28i2.867

Priskila, D., & Widiasavitri, P. N. (2020). Gambaran Pencarian Identitas Agama Remaja Dengan Orang Tua Beda Agama di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 7(1), 91–101. https://doi.org/10.24843/JPU.2020.v07.i01.p10

Rizani, A. K. (2020). Musyawarah Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Waris Beda Agama: Avidence Based Solution From Indonesia. El-Mashlahah, 10(2), 52–64. https://doi.org/10.23971/maslahah.v10i2.2063

Saepullah, U. (2019). The Inter-Religious Marriage in Islamic and Indonesian Law Perspective. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 7(1), 43–58. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v7i1.317

Sastra, A. R. A. (2011). Pengkajian Hukum Tentang Perkawinan Beda Agama (Perbandingan Beberapa Negara). Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Satriawan, I. G. A. K. E., & Indrawati, A. A. S. (2022). Pengaturan Hukum Perkawinan Beda Agama Ditinjau Dari Undang Undang Perkawinan. Jurnal Kertha Negara, 10(1), 1–10.

Silfanus, J. (2022). Perkawinan Beda Agama Secara Alkitabiah Dalam Masyarakat Pluralisme. The Way: Jurnal Teologi Dan Kependidikan, 8(1), 82–95. https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v8i1.78

Tarantang, J. (2018). Teori dan Aplikasi Pemikiran Kontemporer Dalam Pembaharuan Hukum Keluarga Islam. Jurnal Transformatif (Islamic Studies), 2(1), 27–46. https://doi.org/10.23971/tf.v2i1.882

Tiara, M. R. (2016). Diskursus Tentang Nikah Beda Agama (Kajian Al Maqasid As Syari’ah). Al-Adl: Jurnal Hukum, 8(1), 85–101. https://doi.org/10.31602/al-adl.v8i1.351

Tobroni, F. (2015). Kebebasan Hak Ijtihad Nikah Beda Agama Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Jurnal Konstitusi, 12(3), 604–630. https://doi.org/10.31078/jk1239

Turnip, I. R. S. (2021). Perkawinan Beda Agama: Perspektif Ulama Tafsir, Fatwa MUI dan Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 6(01), 107–140. https://doi.org/10.30868/at.v6i01.1337

Waluyo, B. (2008). Penelitian Hukum Dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika.

Yuni, K. C., & Fuadi, M. B. E. (2023). Telaah Hukum Islam dan Hukum Positif terhadap Praktik Penggunaan NIK Orang Lain untuk Nikah Beda Agama. Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies, 4(2), 221. https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v4i2.4982

Zulfadhli & Muksalmina. (2021). Legalitas Hukum Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(6), 1851–1862. https://doi.org/10.47492/jip.v2i6.1014




DOI: https://doi.org/10.23971/jsam.v19i1.6318

Article Metrics

Abstract view : 587 times
PDF - 473 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Jurnal Studi Agama dan Masyarakat


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M)

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Jalan George Obos Komplek Islamic Centre, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 73111

Email: [email protected]