Islam dan Politik Identitas: Konflik pada Gerakan 212 dalam Perspektif Sejarah Indonesia

Yusril Fahmi Adam

Abstract


Politics of identity often triggers conflicts to emerge on the surface of Indonesian society. In this case, the 212 movement is a formal object that is considered to be included in politics of identity that uses Islam as the spirit of its movement. This article aims to analyze the politics of identity of the 212 movements through a historical frame. This study uses historical methods, as well as sociological approaches and conflict theory as tools in analyzing historical events. With the methods, approaches, and theories used, this research will then not only work in a narrative descriptive but rather in an analytical descriptive, so that this article can produce an authoritative work on social history in the contemporary era. The result of this study is that the 212 movements began when there was blasphemy committed by Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) during a speech in the Kepulauan Seribu. In its development, the 212 movements changed their orientation to a politics of identity movement which often caused conflicts during religious and socio-political life. During various conflicts that have arisen, the government together with moderate Islamic organizations such as NU and Muhammadiyah must be role models to maintain the unity of the Indonesian nation.

Keywords: 212 Movement; Islamic Ideology; Politics of Identity


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 534 times | PDF view : 342 times

References


Abdullah, Assyari. 2017. “Membaca Komunikasi Politik Gerakan Aksi Bela Islam 212: Antara Politik Identitas dan Ijtihad Politik Alternatif.” Jurnal An-Nida Pemikiran Islam Vol. 41, No.2: 201–12.

Abdurrahman, Dudung. 2019. Metodologi Penelitian Sejarah Islam. Yogyakarta: Ombak.

Aksa. 2017. “Gerakan Islam Transnasional: Sebuah Nomenklatur, Sejarah dan Pengaruhnya di Indonesia.” YUPA: Historical Studies Journal Vol. 1, No.1: 2.

Al Zastrou. 2006. Gerakan Islam Simbolik: Politik Kepentingan FPI. Yogyakarta: LKiS.

Anderson, Benedict. 2006. Immagined Communities. Revisions. London: Verso.

Anshary, Muhammad Isa, dkk. 1956. Bahaja Merah di Indonesia. Bandung: Front Anti Komunis.

Argenti, Gili. 2019. “Islam Politik di Indonesia: Tranformasi Gerakan Sosial Aksi Bela Islam 212 dari Gerakan Demonstrasi ke Gerakan Kelembagaan Sosial, Politik, dan Ekonomi.” Jurnal Unsika Vol. 1 (Januari): 1–23.

Azra, Azyumardi. 1996. Pergolakan Politik Islam: Dari Fundamentalisme, Modernisme, Hingga Post-Modernisme. Jakarta: Paramadina.

———. 2016. Jaringan Ulama Timur Tengah Abad XVII-XVIII. Perenial. Jakarta: Kencana.

Bachtiar, Tiar Anwar. 2018. JAS MEWAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah & Dakwah. Yogyakarta: Pro-U Media.

———. 2021. Politik Islam di Indonesia: Wacana Tentang Khilafah, Syariat Islam, Demokrasi dan Dinamikanya dalam Sejarah Islam. Bandung: Persis Press.

Bakar, A. 2018. “Konsepsi Ketatanegaraan Kahar Muzakkar.” Al-Daulah: Jurnal Hukum dan Pandangan Islam Vol. 8, No.1 (April): 50–77.

BBC News. 2018. “HTI Dinyatakan Ormas Terlarang,” Mei 2018.

Budiarjo, Miriam. 2015. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Kompas Gramedia Utama.

Burhani, Ahmad Najib. 2016. “Aksi Bela Islam: Konservatisme dan Fragmentasi Otoritas Keagamaan.” Jurnal Ma’arif Vol. 11, No.2: 15–29.

Burhanudin, Jajat. 2012. Ulama dan Kekuasaan: Pergumulan Elite Muslim dalam Sejarah Indonesia. Jakarta: Mizan.

Dahrendorf, Ralf. 1986. Konflik dan Konflik Masyarakat dalam Industri: Sebuah Analisa Kritik. Terjemahan oleh Ali Mandan. Jakarta: Rajawali Press.

Effendy, Bachtiar. 2011. Islam dan Negara: Transformasi Gagasan dan Praktik Politik Islam di Indonesia. Jakarta: Democration Project.

Fanany, Ismet and Rebecca Fanany. 2020. “Religion and Populism: The Aksi 212 Movement in Indonesia.” Bristol University Press, 245–58. https://doi.org///doi.org/10.51952/9781447353867.ch014.

Fauzan, Pepen Irpan. 2019. Negara Pancasila vis-à-vis Negara Islam; Pemikiran Politik M. Natsir dan M. Isa Anshary (1945-1960). Garut: STAIPI Garut Press.

Gaffar, Afan. 1993. “Islam dan Politik dalam Era Orde Baru.” Journal UNISIA No. 17: 69–79.

Garadian, Endi Aulia. 2017. “Membaca Populisme Islam Model Baru.” Studia Islamika Vol. 24, No.2: 379–93.

Hakim, Lukmanul. 2020. “Analisis Historiografi Terhadap Pemikiran Azyumardi Azra dalam Jaringan Ulama.” Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 18, No. 2: 517–46.

Harianto. 2022. “Perlawanan DI/TII Terhadap Negara (Studi Terhadap Gerakan DI/TII di Sulawesi Selatan).” Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol. 10, No.1 (Januari): 101–10.

Hilmy, Masdar. 2011. “Akar-Akar Transnasionalisme Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).” Jurnal Islamica Vol. 6, No.1 (September): 1–13.

Jabali, Fu’ad. 2010. Sahabat Nabi: Siapa, Ke Mana, dan Bagaimana? Bandung: Mizan.

Jahroni, Jajang. 2004. Gerakan Radikal Salafi di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo.

Jubba, Hasse, Tawakkal Baharuddin, Mustaqim Pabbajah, dan Zuly Qodir. 2020. “Dominasi Internet Di Ruang Publik: Studi Terhadap Penyebaran Wacana Gerakan Bela Islam 212 Di Indonesia.” Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian 15 (1): 1–13. https://doi.org/10.31332/ai.v0i0.1631.

Kamsi. 2013. “Citra Gerakan Politik Islam dalam Lintasan Sejarah Perpolitikan Bangsa Indonesia (Studi Era Pra Kemerdekan sampai dengan Era Orde Baru).” Jurnal Millah Vol. 13, No.1: 109–53.

Karim, Syahrir. 2016. “Islam Ideologis dan Gerakan Politik Islam Kontemporer.” Jurnal Politik Profetik Vol. 4, No.2: 130–45.

Kuntowijoyo. 2008. Penjelasan Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Laffan, Michael Francis. 2003. Islamic Nationhood and Colonial Indonesia: The Umma Below the Wind. London and New York: Routledge and Curzon.

Latif, Yudi. 2018. Wawasan Pancasila. Jakarta: Mizan.

Ma’arif, Ahmad Syafi’i. 2012. Politik Identitas dan Masa Depan Pluralisme Kita. Edisi Digital. Jakarta: Democration Project.

Machasin. 2011. Islam Dinamis Islam Harmonis: Lokalitas, Pluralisme, Terorisme. Yogyakarta: LKiS.

Madinier, Remy. 2013. Partai Masjumi: Antara Godaan Demokrasi dan Islam Integral. Bandung: Mizan.

Madjid, Dien dan Johan Wahyudi. 2014. Ilmu Sejarah Sebuah Pengantar. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Mahamid, Muhammad Nginwanun Likulil. 2022. “Gerakan Ideologi Islam Transnasional di Indonesia dalam Film JKDN Karya Nicko Pandawa.” Jurnal Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas Vol. 7, No.1 (83–109): 83–10.

Maulana, Ilham Fariq. 2020. “Political Propaganda, Mass Mobilization, and Narrative of Habib Rizieq Shihab in The Akbar 212 Reunion.” al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Vol. 5, No.2 (Juli): 252–94.

Mubarak, M. Zaki. 2015. “Dari NII ke ISIS: Transformasi Ideologi dan Gerakan dalam Islam Radikal di Indonesia Kontemporer.” Episteme Vol. 10, No.1 (Juli): 78–98.

Muhajir, Aziz. 2016. “Politik Daud Beureueh dalam Gerakan DI/TII Aceh.” Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol. 4, No.1 (Juni): 1–18.

Mujibbudin, M. 2018. “Kontruksi Media dalam Gerakan Islam Populis 212.” Journal Sosiologi Agama Vol. 12, No.2 (Juli): 261–82.

Nugroho, Anjar. 2013. “Wacana Islam dan Negara Era Pra-Kemerdekaan: Pergulatan Ideologis Kelompok Islam dan Nasionalis Sekuler.” Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman al-Afkaruna, 129–47. https://doi.org/10.181196.

Pradipta, Abidatu Lintang et. al. 2018. “Analisis Bingkai Pemberitaan Aksi Bela Islam 2 Desember 2016 (Aksi 212) di Media Massa BBC (Indonesia) dan Republika.” Informasi: Kajian Ilmu Komunikasi Vol. 48, No. 1: 109–24.

Pratama, Dea Bhakti. 2021. “Populisme Islam dalam Gerakan 212 (Studi Kasus: Lima Organisasi Keagamaan).” Saskara Indonesian of Journal Society Studies Vol. 1, No.1 (Juni): 1–26.

Putra, Okrisal Eka. 2008. “Hubungan Islam dan Politik Masa Orde Baru.” Jurnal Dakwah Vol.12, No.2 (Juli): 185–201.

Rabbani, Burhanudin, Nila Sastrawati. 2021. “Kebangkitan Islam dalam Sistem Politik di Indonesia (Studi Analisis Dampak Gerakan 212).” Jurnal Siyasatuna Vol. 2, No.1 (Januari): 42–53.

Rafiudin, Muhammad. 2015. “Mengenal Hizbut Tahrir (Studi Analisis Ideologi Hizbut Tahrir vis a vis NU).” Jurnal Islamuna Vol. 2, No.1 (Juli): 29–55.

Razak, Yusron. 2008. Sosiologi Sebuah Pengantar. Ciputat: Lembaga Sosiologi Agama.

Renhoard, John Musa. 2019. “Politik Identitas Masa Orde Barudi Indonesia Memasuki Masa Reformasi.” Journal Societas Dei Vol. 6, No.1 (April): 115–31.

“Rizieq Shihab: FPI Dibubarkan Setelah Semua Syarat Terpenuhi.” 2021. CNN.

Sanusi, Anwar dkk. 2022. “Hijrah and Islamic Movement in Indonesia: Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo’s Perspective.” Journal al-Turats Vol.28, No.1: 19–30.

Septiana, Elis Nugraha et. al. 2020. “Aksi 212 dan Kemenangan Anies-Sandi pada Pemilihan Gubernur Jakarta 2017.” JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10, No. 2: 211–30.

Shobron, Sudarno. 2014. “Model Dakwah Hizbut Tahrir Indonesia.” Jurnal Profetika Vol. 15, No.1 (Juni): 44–62.

Siregar, Parlindungan. 2021. “The History of Moslem Intellectuals: A Case Study at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.” Al-Turas Vol. 27, No.2 (Juli): 329–44.

Suara Masjumi. 1954. “Aidit Mengkhawatiri Front Ant Komunis,” Oktober 1954.

———. 20 September1954. “Masjumi Wilajah Jawa Barat Bentuk Front Anti Komunis,” 20 September1954.

Suhelmi, Ahmad. 2014. Polemik Negara Islam Soekarno vs Natsir. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Suryanegara, Ahmad Mansur. 1995. Menemukan Sejarah: Wacana Pergerakan Islam di Indonesia. Bandung: Mizan.

Syaefudin, Machmud. 2014. “Reinterpretasi Gerakan Dakwah Front Pembela Islam (FPI).” Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 34, No. 2 (Juli): 259–75.

Tohari, Chamim. 2019. “Konsep Ijma’ dalam Ushul Fiqih dan Klaim Gerakan Islam 212.” Aqlam: Jurnal of Islam and Plurality Vol. 4, No.2: 150–63.

Ubaedillah, Abdul Rozak. 2013. Pendidikan Kewarganegaraan Civic Education: Demokrasi, Hak Azazi Manusia dan Masyarakat Madani. Ciputat: ICCE.

Widianingsih, Miati et. al. 2018. “Agama dan Sains: Telaah Kritis Tafsir Ayat Berbasis Angka (Numerik) dalam Gerakan 212.” Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains Vol. 1 (September): 139–43.

Widyastuti, Nurprapti Wahyu et. al. 2022. “Pemaknaan Aksi Super Damai 212 dan Gerakan Kebangkitan Ekonomi Umat Islam di Indonesia.” Jurnal Komunika Vol. 5, No. 1: 91–106.

Zamzami, Faisal. 2016. “Ahli Bahasa: Ucapan Ahok Merupakan Penistaan Agama.” Serambi News, 16 November 2016.




DOI: https://doi.org/10.23971/njppi.v6i2.4395

Article Metrics

Abstract view : 534 times
PDF - 342 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
 

Editor and Administration Address

NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam
Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya
Jl. G. Obos (Kompleks Islamic Center) No. 24, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia

Phone: (0536) 3226356
Website: http://e-journal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/nalar/
Email: jurnal-nalar@iain-palangkaraya.ac.id, mualimin@iain-palangkaraya.ac.id, heri.setiawan@iain-palangkaraya.ac.id

 

Flag Counter