Tradisi Burdah Keliling di Kalimantan Tengah: Studi Kasus Desa Pegatan

Dahlia Dahlia, Fimeir Liadi, Muhammad Husni

Abstract


Pelaksanaan tradisi Burdah Keliling merupakan tradisi yang banyak ditemui di Indonesia. Jika menelisik sejarahnya, tradisi burdah keliling ini memiliki latar belakangnya tersendiri sesuai wilayah pelaksanaannya. Biasanya tradisi burdah keliling dilaksanakan pada saat rabu di akhir bulan Shafar. Akan tetapi, di desa pagatan sendiri kegiatan ini dilaksanakan pada saat tahun baru Islam dan tahun baru masehi.

Pandangan tokoh agama dan masyarakat muslim terhadap tradisi burdah keliling yang diadakan pada tahun baru baru Islam di desa Pegatan merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun yang merupakan hasil akulturasi budaya Islam dan lokal. Dalam tradisi Burdah keliling ini tampak jelas unsur lokal dalam bentuk kepercayaan pada mahluk halus yang ditangkal dengan doa tolak bala. Dengan di adakannya tradisi burdah keliling pada tahun baru Islam, diharapkan supaya desa Pegatan dan masyarakatnya terhindar dari marabahaya, wabah penyakit dan musibah kebakaran. Masyarakat desa Pegatan percaya bahwa setiap pergantian tahun baru Islam akan membawa perubahan baru bagi masyarakat dan desa. Tujuan diadakan Burdah Keliling pada tahun Baru Islam ini untuk memeriahkan datangnya tahun baru Islam dan menghalau bala’ agar tahun yang akan dijalani selanjutnya dijauhkan dari berbagai bencana dan penyakit. 


Article Metrics

Abstract view : 36 times | PDF (Bahasa Indonesia) view : 36 times

References


Adib, Muhammad. 2009. Burdah Antara Kasidah, Mistis, dan Sejarah. Yogyakarta: PT LKiS Printing Cemerlang.

Al Qurtub, Yun Sumanto dan Kholiluddin Tedi. 2020. Agama dan Budaya Nusantara Pasca Islamisasi. Jakarta: Lembaga Studi Sosial dan Agama eLSA Press.

Data Desa Pegatan tahun 2019.

Firdaus, Irfan. 2014. 37 Biografi Tokoh Muslim Dunia Paling Berpengaruh. Yogyakarta: Laras Media Prima.

Qusairi, M. Hamzah. 2015. Risalah Amaliyah. Banjarmasin: Inayah.

Sutrisno, Mudji dan Hendar Putranto, 2005. Teori-Teori Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Tolchah, Mohammad Mansoer. 1974. Sajak-sajak al Burdah dan al-Imam Muchammad al Bushiriy. Yogyakarta: Menara Kudus.

Jabal, Alif Kurdi dan Sapul Hamzah. 2018. “Menelaah Teori Anti-Sinonimitas Bintu Al-Syathi sebagai Kritik terhadap Digital Literate Muslims Generation”. Millati: Jurnal of Islamic Studies and Humanities. 3 (2).

Esra, Elly Kudubun. 2016. “Ain Ni Ain: Kajian Sosio-Kultural Masyarakat Kei Tentang Konsep Hidup Bersama Dalam Perbedaan”, Jurnal Cakrawala, 5 (2).

Jamalie, Zulfa. 2018. “Akulturasi dan Kearifan Lokal dalam Tradisi Baayun Maulid Pada Masyarakat Banjar”, Jurnal El Harakah, 16 (2).

Miftahul. 2015. “Adat Turun Tanah Bagi Suku Jawa Di Kota Palangka Raya Ditinjau dari Prespektif Islam”, Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 11 (2).

Mubit, Rizal. 2016 “Peran Agama dalam Multikulturalisme Masyarakat Indonesia”, Jurnal Episteme. 11 (1).

Muzalifah, Ahmad Rifa’i & Mahmudin. 2021. “Tradisi Membaca Burdah Keliling oleh Komunitas HSU dalam Menghadapi Pandemi Covid-19”, Islam and Sountheast Asian Communities Welfare in the COVID-19 Era, Proceeding The 3rd ICDIS.

Ni’mah I.B. Wirawan. 2021. “Mandi Kembang, Fenomena Sosial Mendapatkan Jodoh Bagi Perempuan Di Kalimantan Selatan”, Jurnal Agama Sosial dan Budaya. 4 (1).

Nurcahayanti, Desy. 2010. “Tafsir Tanda Penggunaan Busana dalam Upacara Adat Mitoni di Puro Mangkunagaran Surakarta”, Jurnal Komunikasi Massa, 3 (2).

Purwaningrum. 2019. Septiana dan Habib Ismail, “Akulturasi Islam dengan Budaya Jawa: Studi Folkloris Tradisi Telonan Dan Tingkeban Di Kediri Jawa Timur”, Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya. 4 (1).

Rohmah, Lutviyatur. 2015. Tradisi Pembaca “Burdah Jalan” Di Desa Martajasah Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan, Skripsi Strata 1: Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.23971/js.v3i1.4627

Article Metrics

Abstract view : 36 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 36 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Dahlia Dahlia, Fimeir Liadi, Muhammad Husni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.